“Jangan memandang kecilnya suatu kemaksiatan, tapi lihatlah kepada kebesaran zat yang engkau lakukan kemaksiatan terhadap-Nya.”

Munafiknya aku…

aku jatuh cinta…
dia tau…aku mencintai dia..
dengan tulus dia berkata….
kau ada di hatiku…
aku bahagia teman….

tapi…pada akhirnya
ku menangis..
itu bukan kalimat akhir…
dia melanjutkan….
aku mencintai dia juga….
ada dia di hatiku…

aku dan dia…

kalimat terakhir yang
“menghujam jantungku….
maaf..aku mencintaimu…
dan mencintai dia,,,,,
dan kupilih jalan …
untuk mengucapkan ikrar dengan dia..”

aku berkata….
“jika kamu bahagia
akupun bahagia”

munafiknya aku…
hingga saat ini aku tak pernah bahagia meski dia bahagia…
aku tetap dengan lukaku!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: